Prinsip umum yang digunakan pada proses kompresi adalah mengurangi duplikasi data sehingga memori untuk merepresentasikan menjadi lebih sedikit daripada representasi data digital semula.

A. Pengertian Kompresi

Kompresi data adalah proses mengkodekan informasi menggunakan bit yang lebih rendah daripada representasi data yang tidak terkodekan dengan suatu sistem enkoding tertentu.

B. Pengertian Dekompresi

Dekompresi adalah kebalikan dari kompresi,yaitu mengembalikan informasi kebentuk semula. teknik dekompresi memiliki perbedaan variasi jalan dibandingkan dengan kompresi, sebagai contohnya, jika
aplikasi yang dipakai simetris , contohnya aplikasi percakapan, kemudian proses dekoding dan encoding menjadikan data menjadi lebih besar dibandingkan data yang sebelumnya, yang kesemuanya dipengaruhi faktor kecepatan, berbanding dengan kualitas data hasil dekompresi.

C. Klasifikasi Teknik Kompresi

1. kompresi yang digunakan adalah lossy, yang berarti terjadi beberapa bagian komponen dari data yang hilang akibat dari proses kompresi.

2. kompresi yang digunakan adalah lossless, yang berarti tidak ada data yang hilang selama proses kompresi berjalan.

I.Metode lossless
Lossless data kompresi adalah kelas dari algoritma data kompresi yang memungkinkan data yang asli dapat disusun kembali dari data kompresi. Lossless data kompresi digunakan dalam berbagai aplikasi seperti format ZIP dan GZIP. Lossless juga sering digunakan sebagai komponen dalam teknologi kompresi data lossy. Kompresi Lossless digunakan ketika sesuatu yang penting pada kondisi asli. Beberapa format gambar sperti PNG atau GIF hanya menggunakan kompresi lossless, sedangkan yang lainnya sperti TIFF dan MNG dapat menggunakan metode lossy atau lossless.
Metode lossless menghasilkan data yang identik dengan data aslinya, hal ini dibutuhkan untuk banyak tipe data, contohnya: executable code, word processing files, tabulated numbers,dan sebagainya. Misalnya pada citra atau gambar dimana metode ini akan menghasilkan hasil yang tepat sama dengan citra semula, pixel per pixel sehingga tidak ada informasi yang hilang akibat kompresi. Namun ratio kompresi (Rasio kompresi yaitu, ukuran file yang dikompresi dibanding yang tak terkompresi dari file) dengan metode ini sangat rendah. Metode ini cocok untuk kompresi citra yang mengandung informasi penting yang tidak boleh rusak akibat kompresi, misalnya gambar hasil diagnosa medis. Contoh metode lossless adalah metode run-length, Huffman, delta dan LZW.

Teknik Kompresi Lossless

Kebanyakan program kompresi lossless menggunakan dua jenis algoritma yang berbeda: yang satu menghasilkan model statistik untuk input data, dan yang lainnya memetakan data input ke rangkaian bit menggunakan model ini dengan cara bahwa “probable” data akan menghasilkan output yang lebih pendek dari “improbable” data. algoritma encoding yang utama yang dipakai untuk menghasilkan rangkaian bit adalah Huffman coding dan Aritmatik Coding.

II. Metode lossy
Lossy kompresi adalah suatu metode untuk mengkompresi data dan men-dekompresinya, data yang diperoleh mungkin berbeda dari yang aslinya tetapi cukup dekat perbedaaanya. Lossy kompresi ini paling sering digunakan untuk kompres data multimedia (Audio, gambar diam). Sebaliknya, kompresi lossless diperlukan untuk data teks dan file, seperti catatan bank, artikel teks dll.
Format kompresi lossy mengalami generation loss yaitu jika melakukan berulang kali kompresi dan dekompresi file akan menyebabkan kehilangan kualitas secara progresif. hal ini berbeda dengan kompresi data lossless. ketika pengguna yang menerima file terkompresi secara lossy (misalnya untuk mengurangi waktu download) file yang diambil dapat sedikit berbeda dari yang asli dilevel bit ketika tidak dapat dibedakan oleh mata dan telinga manusia untuk tujuan paling praktis.
Metode ini menghasilkan ratio kompresi yang lebih besar daripada metode lossless. Misal terdapat image asli berukuran 12,249 bytes, kemudian dilakukan kompresi dengan JPEG kualitas 30 dan berukuran 1,869 bytes berarti image tersebut 85% lebih kecil dan ratio kompresi 15%. Contoh metode lossy adalah metode CS&Q (coarser sampling and/or quantization), JPEG, dan MPEG.

Ada dua skema dasar lossy kompresi :
• Lossy transform codec, sampel suara atau gambar yang diambil, di potong kesegmen kecil, diubah menjadi ruang basis yang baru, dan kuantisasi. hasil nilai kuantisasi menjadi entropy coded
• Lossy predictive codec, sebelum dan/atau sesudahnya data di-decode digunakan untuk memprediksi sampel suara dan frame picture saat ini. kesalahan antara data prediksi dan data yang nyata, bersama-sama dengan informasi lain digunakan untuk mereproduksi prediksi, dan kemudian dikuantisasi dan kode.
Dalam beberapa sistem kedua teknik digabungkan, dengan mengubah codec yang digunakan untuk mengkompresi kesalahan sinyal yang dihasilkan dari tahapan prediksi.

LOSSY Vs LOSSLESS

• Keuntungan dari metode lossy atas lossless adalah dalam bebeapa kasus metode lossy dapat menghasilkan file kompresi yang lebih kecil dibandingkan dengan metode lossless yang ada, ketika masih memenuhi persyaratan aplikasi.
• Metode lossy sering digunakan untuk mengkompresi suara, gambar dan video. karena data tersebut dimaksudkan kepada human interpretation dimana pikiran dapat dengan mudah “mengisi bagian-bagian yang kosong” atau melihat kesalahan masa lalu sangat kecil atau inkonsistensi-idealnya lossy adalah kompresi transparan, yg dapat diverifikasi dengan tes ABX. Sedangkan lossless digunakan untuk mengkompresi data untuk diterima ditujuan dalam kondisi asli seperti dokumen teks.
• Lossy akan mengalami generation loss pada data sedangkan pada lossless tidak terjadi karena data yang hasil dekompresi sama dengan data asli.

D. Kompresi pada Multimedia

1.  Kompresi Teks
Contoh kompresi sederhana pada teks yang biasa kitalakukan misalnya adalah menyingkat kata-kata yang sering digunakan tapi sudah memiliki konvensi umum. Misalnya: kata “yang” dikompres menjadi kata “yg”.

2.  Kompresi Gambar

Kompresi Data gambar adalah pengaplikasian kompresi data, yang tujuannya untuk mengurangi redudansi dari data citra (gambar), agar dapat disimpan atau dikirimkan dalam bentuk efisien.

3.  Kompresi Audio

Kompresi audio adalah bentuk kompresi data yang dirancang untuk mengurangi kebutuhan bandwitch transmisi digital audio stream dan ukuran penyimpanan audio.

4.  Kompresi Video

Kompresi video mengacu pada penguranganjumblah data yang digunakan untuk mewakili gambar digital dalam video dan merupakan kombinasi dari ruang kompresi gambar dan temporal kompensasi gerak.

Metode pemampatan data atau kompresi data dapat dikelompokan dalam dua kelompok besar, yaitu:

E. Aplikasi Kompresi

– ZIP File Format

– ZIP Ditemukan oleh Phil Katz untuk program PKZIP kemudian dikembangkan untuk WinZip, WinRAR, 7-Zip.filenya Berekstensi *.zip dan MIME
application/zip ZIP Dapat menggabungkan dan mengkompresi beberapa file sekaligus menggunakan bermacam-macam algoritma, namun paling
umum menggunakan Katz’s Deflate Algorithm.
Beberapa method Zip:
Shrinking : merupakan metode variasi dari LZW
Reducing : merupakan metode yang mengkombinasikan metode same byte sequence based dan probability based encoding.
Imploding : menggunakan metode byte sequence based dan Shannon-Fano encoding.
Deflate : menggunakan LZW  Bzip2, dan lain-lain

–  RAR File
RAR Ditemukan oleh Eugene Roshal, sehingga RAR merupakan singkatan dari Roshal Archive pada 10 Maret 1972 di Rusia. ciri -ciri :
o     Berekstensi .rar dan MIME application/x-rar-compressed
o     Proses kompresi lebih lambat dari ZIP tapi ukuran file hasil kompresi lebih kecil.
o      Aplikasi: WinRAR yang mampu menangani RAR dan ZIP, mendukung volume split, enkripsi AES.