KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS NEGERI MANADO

FAKULTAS TEKNIK

Alamat :Kampus UNIMA di Tondano

Telepon : (0431) 322543 Fax : (0431)322543

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PLAGIAT DAN PLAGIATOR ?

 

Kutipan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan PLAGIAT di Perguruan Tinggi antara lain :

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

  1. Plagiat adalah perbuatan secara sengaja atau tìdak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai untuk suatu karya ilmiah, dengan mengutìp sebagian atau seluruh karya dan/atau karya ilmiah  lain yang  diakuì sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai.
  2. Plagiator adalah orang perseorangan atau kelompok orang pelaku plagiat, masing-masing bertindak untuk diri sendìri, untuk kelompok atau untuk dan atas nama suatu badan.

BAB IV

PENCEGAHAN

Pasal 7

(1)   Pada setiap karya ìlmiah yang dìhasilkan di Iingkungan perguruan tìnggi harus dilampirkan pernyataan yang ditandatanganì oleh penyusunnya bahwa:

a. Karya ilmiah tersebut bebas plagiat;

b. Apabila di kemudian harì terbukti terdapat plagiat dalam karya ilmiah tersebut, maka penyusunnya                    bersedìa menerima sanksì sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2)   Pìmpinan Perguruan Tìnggì mengunggah secara elektronik semua karya ilmiah mahasiswa/ dosen/ peneliti/ tenaga kependidikan yang telah dilampiri pernyataan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melalui  (Garba Rujukan Digital) sebagai tìtìk akses terhadap karya ilmiah mahasiswa/dosen/ penelìti/tenagakependîdikan Indonesia, atau portal lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.

BAB V

PENANGULANGAN

Pasal 10

1).  Dalam hal dìduga telah terjadi plagiat oleh mahàsiswa, ketua jurusan/departemen/

Bagian membuat persandìngan antara karya mahasíswa dengan karya dan/atau karya

Yang dìduga merupakan sumber yang tìdak dinyatakan oleh mahasiswa.

2).  Ketúajurusan/departemen/bagìan memìnta seorang dosen sejawat sebidang untuk

Memberikan kesaksian secara tertulis tentang kebenaran plagiat yang dìduga telah

Dilakukan mahasìswa.

3). Mahàsiswa yang dìduga melakukan plagiat dìberi kesempatan melakukan pembelaan di

Hadapan ketua jurusan/departemen/bagian.

4).  Apabîla berdasarkan persandingan dan kesaksian telah terbuktì terjadi plagiat, maka

Ketua jurusan/ departemen/ bagian menjatuhkan sanksi kepada mahasìswa sebagai

plagìator.

 

Apabila salah satu darì persandìngan atau kesaksian, ternyata tidak dapat membuktikan terjadìnya plagiat, maka sanksì tidak dapat dìjatùhkan kepada mahasìswa yang diduga melakukan plagiat.

                                                                                                                   

 

 PembantuDekan IV,

 Drs. Pieter R.R.I. Tulus, MAP

  NIP. 195907161985031002